Abdul HaFid Setiawan
  • Home
  • Kategori
    • Internet
    • Market
    • Stock
  • Parent Category
    • Child Category 1
      • Sub Child Category 1
      • Sub Child Category 2
      • Sub Child Category 3
    • Child Category 2
    • Child Category 3
    • Child Category 4
  • Featured
  • Health
    • Childcare
    • Doctors
  • Home
  • Pendidikan
    • TEKNOLOGI INFORMASI
    • OTOMOTIF
    • KOMPUTER
    • MULTIMEDIA
  • Berita
    • POLITIK
    • EKONOMI
    • KRIMINAL
    • SENI BUDAYA
    • OLAHRAGA
      • Office
      • Office
      • Office
  • Online Shop
    • ABD Collection
      • Website ABD Collection
      • Kado Hadiah dan Hiasan
      • Jaket Levis Premium
    • Testimonial
    • TOKOPEDIA
    • Facebook Fans Page
  • Sejarah
  • Health
    • Childcare
    • Doctors
  • Uncategorized
Tampilkan postingan dengan label INTERNASIONAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INTERNASIONAL. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Mei 2018

Shalahuddin Al Ayyubi membebaskan Palestina

 Mei 15, 2018     INTERNASIONAL, SEJARAH     No comments   

Shalahuddin Al Ayyubi membebaskan Palestina

Tahun 1189, pasukan Shalahuddin Al Ayyubi membebaskan Palestina dari penjajahan pasukan sekutu King Richard I. Sesaat sebelum memasuki pintu gerbang Yerussalem, Shalahuddin berpesan kepada pasukannya untuk hanya melakukan perlawanan kepada pasukan militer saja. Tidak boleh ada yg mengganggu rakyat sipil, wanita, anak-anak, para rahib dan pendeta. Tidak boleh pula merusak rumah, tempat ibadah bahkan tanaman dan hewan peliharaan.

Al Quds pun berhasil dibebaskan. Amanah panglima pun ditunaikan. Tidak ada satu pun yg tidak diperbolehkan dalam syari'at Islam dalam berperang dilanggar. Bahkan, tangan Shalahuddin Al Ayyubi sendiri mengambil salib yg terjatuh dari altar sebuah gereja untuk dikembalikan ke posisi semula.

Tahun 1453, Muhammad Al Fatih menaklukkan Konstantinopel bersama dengan pasukannya. Ketika Raja Konstantin takluk, Muhammad Al Fatih dan pasukannya berdiri di depan gereja Hagia Sophia. Kemudian ia turun dari kudanya, shalat dua raka'at di depan gereja Hagia Sophia.

Setelah shalat, Muhammad Al Fatih masuk ke dalam gereja. Melihat para pendeta dan rakyat sipil duduk bersimpuh, Muhammad Al Fatih kemudian memeluk salah seorang pendeta untuk diajaknya berdiri.

Muhammad Al Fatih kemudian berkata: "Berdirilah kalian semua. Kalian semua adalah bebas. Kalian boleh melakukan apa saja sebagaimana manusia merdeka. Beribadahlah sesuai dengan keyakinan kalian. Kami tidak akan mengganggunya. Kini, kalian adalah sama-sama warga negara dengan hak yg sama.

Ketika kaum Nasrani bersepakat menyerahkan gereja Hagia Sophia, Muhammad Al Fatih menolaknya. Ia berkata, "Tetaplah beribadah di dalamnya. Namun, jika kalian merasa kurang nyaman, ijinkan aku membeli Hagia Sophia. Dan aku bangunkan gereja-gereja lain di Istanbul untuk ketenangan ibadah kalian."

Demikianlah, bahwa dalam kondisi berperang sekalipun, syari'at Islam tidak memperbolehkan terjadi teror terhadap rakyat sipil, tempat ibadah, tokoh agama dan penganutnya bahkan hingga tumbuh-tumbuhan. Bahkan dalam kondisi berperang saja, kezhaliman tidak diperbolehkan.
Dengan demikian, dalam Islam, tidak ada yg namanya pengrusakan terhadap tempat ibadah apalagi dengan menyakiti tokoh agama dan para penganutnya.

Maka, kejadian teror terhadap tempat ibadah apa pun di belahan bumi ini adalah sebuah hal yg tercela. Tidak ada dalam syari'at Islam.
Turut berduka cita yg mendalam. Serta mengutuk dengan keras aksi teror yg terjadi di Surabaya, dan kota-kota lainnya di belahan dunia yg merusak tatanan hubungan sosial kemasyarakatan yg baik. Semoga korban dan keluarga korban berada dalam ketabahan.

Aksi tersebut adalah aksi adu domba yg dicoba dilakukan untuk memperkeruh suasana hubungan yg harmonis antar umat manusia. Semoga aparat keamanan dapat mengungkap motif yg sebenarnya dan menangkap para pelakunya yg kemudian dapat diproses hukum seadil-adilnya deilmi terciptanya keamanan dan kedamaian di bumi Nusantara, Indonesia.

By: Ustadz Azzam Mujahid Izzulhaq

Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Jumat, 04 Mei 2018

PLO Kembali Dipimpin Presiden Palestina Mahmoud Abbas

 Mei 04, 2018     BERITA, INTERNASIONAL     No comments   

PLO Kembali Dipimpin Presiden Palestina Mahmoud Abbas
Presiden Palestina Mahmoud Abbas kembali dipilih jadi pemimpin komite eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Jumat (4/5). 

Pengangkatan kembali Abbas ditetapkan oleh Dewan Nasional Palestina (PNC) sesudah mengadakan rapat sepanjang empat hari. Terkecuali pengangkatan Abbas, PNC juga ikut mengubah beberapa anggota komite. Ia menukar sebagian anggota komite yang disebut oposisi dengan sekutu-sekutu dekatnya. 

" Anggota Komite Eksekutif PLO sudah sama-sama berkonsultasi serta mengambil keputusan pilih saudara Abu Mazen (Abbas) jadi ketua Komite Eksekutif, " kata Azzam AL-Ahmad, orang keyakinan Abbas yang dipilih jadi satu dari 15 anggota komite. 


Ditulis, pertemuan PNC ini adalah yang pertama mulai sejak 22 th. kemarin. Rapat itu dikerjakan di waktu Abbas berusaha menguatkan legitimasinya dalam pemerintahan. 

Meskipun demikian, dia berikan peluang faksi beda yang beroposisi, seperti Popular Front untuk Pembebasan Palestina, memenangi satu dari tiga kursi komite yang belum juga terisi. 

Dia juga buka jalan untuk grup Hamas, yang beberapa waktu terakhir setuju rujuk dengan pemerintah, untuk gabung dalam komite " bila terima persatuan nasional serta PLO ". 

Rapat itu pernah diwarnai perbincangan pada pendukung serta oposisi Abbas. Hamas, Islamic Jihad Movement in Palestine, sampai beberapa faksi PLO bahkan juga pernah memboikot pertemuan itu. 

Beberapa grup tidak menginginkan menghadiri rapat itu. Sebagian pihak yang lain inginkan pertemuan itu dipending manfaat berikan semakin banyak saat untuk dua faksi besar yang berkompetisi, Fatah serta Hamas, untuk betul-betul berdamai. 

Terkecuali menguatkan legitimasi, rapat PNC juga dikerjakan Abbas untuk menguatkan pendirian negaranya menyikapi ketentuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang tetaplah berkeras mengaku Yerusalem jadi ibu kota Israel. 

Hal itu di rasa Abbas perlu karna kurun waktu dekat Trump merencanakan mewujudkan relokasi kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Yerusalem, kota yang sampai kini jadi sengketa pada Israel serta Palestina.
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg
Postingan Lama Beranda

Social Media

  • Facebook
  • Google+
  • Instagram
  • Twitter
  • Youtube

Popular Posts

  • Merajut Senyum (Program Beasiswa Santri Yatim Dhuafa)
    Merajut Senyum (Program Beasiswa Santri Yatim Dhuafa) Anggapan keliru saat ini bahwa sekolah-sekolah boarding school/pesantren berasrama yan...
  • ANATOMI FONT HURUF PADA TIPOGRAFI
    Pengertian Tipografi Tipografi   merupakan suatu ilmu dalam memilih dan menata  huruf dengan pengaturan penyebarannya pada ruang-r...
  • JENIS KAMERA DSLR TERBAIK
    1. Kamera DSLR Canon EOS 650D Kamera DSLR Canon EOS 650D     Spesifikasi dari  kamera digital Canon 650D  merupakan kelanjutan dari ...

Blog Archive

KATEGORI

  • BERITA
  • MULTIMEDIA
  • SEJARAH
  • TEKNOLOGI INFORMASI

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Translate

Sample Text

Copyright © Abdul HaFid Setiawan | Powered by Blogger
Design by Hardeep Asrani | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Distributed By Gooyaabi Templates